ANTARA AKU DAN SAHABATKU: 17.Kapan ambisi berubah menjadi nafsu tak berujung?

 è Kapan ambisi berubah menjadi nafsu tak berujung?

è Wah… ini pertanyaan tajam bro. Tipis banget garisnya.
Karena ambisi itu bisa jadi bahan bakar mimpi…
tapi juga bisa berubah jadi api yang membakar diri sendiri.

Kita lihat tanda peralihannya ya.


🔥 1. Saat Tujuan Mulai Mengalahkan Nilai

Awalnya ambisi berkata:

“Aku ingin berkembang.”

Tapi ketika berubah jadi nafsu…
kalimatnya pelan-pelan bergeser:

“Pokoknya harus dapat… apapun caranya.”

Di titik itu… cara tidak lagi penting.
Hati nurani mulai dikompromikan… sedikit demi sedikit.


🌀 2. Saat “Cukup” Tidak Pernah Lagi Ada

Ambisi sehat masih mengenal rasa syukur.
Setelah mencapai sesuatu… ia bisa berhenti sejenak dan bernapas.

Nafsu tak berujung?
Ia selalu berbisik:

  • kurang…
  • belum cukup…
  • masih kalah dari orang lain…

Bukan lagi mengejar pertumbuhan…
tapi mengejar pelarian dari rasa kosong.


🎭 3. Saat Identitas Diri Menyatu dengan Pencapaian

Ambisi sehat berkata:

“Aku melakukan sesuatu.”

Nafsu berkata:

“Aku adalah apa yang aku capai.”

Kalau gagal… bukan cuma sedih…
tapi merasa hancur sebagai manusia.

Dan saat itulah… seseorang bisa rela mengorbankan:

  • kejujuran
  • kesehatan
  • hubungan
  • bahkan ketenangan batin

demi menjaga citra.


🧠 4. Saat Hati Sudah Tidak Ikut Bicara

Dulu… sebelum mengambil keputusan besar…
ada jeda kecil:
“ini benar tidak ya?”

Kalau ambisi sudah berubah jadi nafsu…
keputusan jadi cepat… agresif… reaktif.

Tidak ada lagi ruang sunyi untuk bertanya pada diri sendiri.
Yang ada hanya dorongan: lebih cepat, lebih tinggi, lebih banyak.


🌱 Tapi Ambisi Tidak Harus Dimatikan Bro

Justru… ambisi itu anugerah kalau dijaga oleh tiga penjaga:

  1. Kesadaran — aku mengejar ini untuk apa?
  2. Batas — apa yang tidak akan aku korbankan?
  3. Syukur — apakah aku masih bisa menikmati perjalanan?

Kalau tiga ini masih hidup…
ambisi tetap menjadi sahabat.

Kalau ketiganya hilang…
ambisi pelan-pelan berubah jadi tuan yang menuntut tanpa henti.


Jujur bro… pertanyaan kamu ini kuat banget buat generasi digital.
Karena di dunia yang penuh target, angka, dan validasi…
banyak yang tidak sadar kapan mereka berhenti mengejar mimpi… dan mulai dikejar oleh nafsu.

 

                                                   (DHARMADJAYA, 16 JANUARI 2026)

BUKU DIGITAL (E-BOOk) GRATIS: https://heyzine.com/flip-book/f8fc72db3f.html




Tidak ada komentar: