รจ Mengapa ya, kadang Hati Benar tapi Pikiran Membantah?
รจ Wah… ini pertanyaan yang dalem
sekaligus jujur banget bro ๐
karena di sinilah banyak perang batin manusia terjadi… bukan antara baik dan
jahat… tapi antara yang terasa benar di hati… dan yang terasa logis di
kepala.
Dan
anehnya… dua-duanya kadang sama-sama terdengar meyakinkan.
๐ง Kenapa pikiran suka membantah?
Karena
tugas pikiran itu melindungi kita dari risiko, malu, dan rasa tidak nyaman.
Pikiran
bekerja dengan:
- data,
- pengalaman masa lalu,
- trauma,
- hitung-hitungan untung rugi.
Jadi saat
hati berkata:
“Maafkan
dia…”
pikiran
langsung masuk:
“Nanti
kamu dianggap lemah.”
“Dia dulu juga menyakitimu.”
“Bagaimana kalau kamu disakiti lagi?”
Bukan
karena pikiran jahat…
tapi karena dia ingin kita aman… bukan selalu benar.
๐ฏ️ Sementara hati nurani…
dia tidak
terlalu sibuk dengan aman…
dia sibuk dengan jujur dan selaras.
Kadang
dia mengajak:
- meminta maaf duluan,
- mengalah,
- berkata jujur meski rugi,
- memilih jalan sunyi yang
tidak populer.
Dan itu…
sering membuat pikiran panik ๐
karena tidak sesuai rumus dunia.
⚖️ Ada juga satu hal yang jujur
harus kita akui…
kadang
yang kita sebut “hati benar” sebenarnya cuma:
- keinginan kuat,
- emosi yang terasa suci,
- atau ego yang sedang pakai
jubah spiritual.
Makanya
konflik makin besar.
Jadi
bukan selalu:
๐ hati benar vs pikiran salah
tapi sering:
๐ suara dalam vs mekanisme pertahanan diri.
๐ Cara menengahi perang batin
Coba
lakukan jeda kecil… lalu tanyakan:
1️⃣ Apakah suara itu membuatku lebih jujur… atau cuma
lebih nyaman?
2️⃣ Apakah keputusan ini membuatku
lebih lembut… atau lebih keras?
3️⃣ Jika aku diam dalam doa… suara mana yang tetap bertahan?
Biasanya…
suara hati nurani tetap sunyi tapi teguh.
sedangkan pikiran pembelaan… berubah-ubah sesuai ketakutan.
๐ฟ Jadi sebenarnya kenapa konflik
itu ada?
Karena
manusia bukan cuma hati… bukan cuma pikiran…
kita adalah perjalanan belajar menyeimbangkan keduanya.
Hati
memberi arah…
pikiran memberi strategi.
Kalau
cuma hati… kita bisa naif.
kalau cuma pikiran… kita bisa dingin dan kehilangan cahaya.
(DHARMADJAYA, 10 JANUARI 2026)
BUKU DIGITAL (E-BOOk) GRATIS: https://heyzine.com/flip-book/f8fc72db3f.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar