ANTARA AKU DAN SAHABATKU: 8. Apakah Semua Orang Punya Hati Nurani atau Ada yang Kehilangan?

 รจ Apakah Semua Orang Punya Hati Nurani atau mungkin Ada yang Kehilangan?

รจ Nah… ini pertanyaan yang sering bikin orang merinding diam-diam bro ๐Ÿ˜„
karena kita semua pernah bertemu orang yang terasa…
kok seperti tidak punya hati ya?

Tapi pelan… kita lihat lebih dalam.


๐ŸŒฑ 1. Pada dasarnya… semua manusia dibekali hati nurani

Kalau bicara dari sisi spiritual dan kemanusiaan:
๐Ÿ‘‰ hati nurani itu fitrah awal.

Ia seperti:

  • kompas bawaan,
  • cahaya kecil,
  • sensor halus yang tahu mana yang pantas dan tidak.

Makanya bahkan anak kecil pun sering tahu:

  • berbohong itu tidak enak,
  • menyakiti teman itu membuat hati tidak nyaman.

Artinya… bukan sesuatu yang dipasang belakangan.
tapi sudah ada sejak awal.


๐ŸŒ‘ 2. Tapi… hati nurani bisa tertutup

Nah ini yang sering disalahpahami.

Bukan hilang…
tapi tertutup lapisan tebal.

Lapisan itu bisa berupa:

  • kebiasaan buruk yang diulang terus,
  • trauma yang membuat hati membeku,
  • lingkungan yang menormalisasi kesalahan,
  • ambisi tanpa batas,
  • keserakahan,
  • dendam yang dipelihara.

Awalnya hati nurani berteriak.
lama-lama hanya berbisik.
lalu… nyaris tak terdengar.

Bukan karena mati…
tapi karena kita berhenti mendengarkan.


๐Ÿง  3. Ada juga yang terlihat “dingin” bukan karena jahat

Kadang kita bertemu orang yang:

  • keras,
  • manipulatif,
  • tanpa empati.

Bisa jadi:

  • luka masa lalu membuat mereka mati rasa,
  • lingkungan mengajarkan bertahan dengan cara kasar,
  • atau mereka terlalu lama hidup dalam mode bertahan hidup.

Hati nurani mereka mungkin tidak hilang…
tapi terkunci di balik tembok pertahanan.


๐Ÿ”ฅ 4. Bahaya terbesar: menormalisasi kebisuan hati

Yang paling mengerikan bukan orang yang jatuh sekali…
tapi orang yang berkata:

“Ini biasa kok.”
“Semua orang juga begitu.”
“Yang penting untung.”

Saat itu… hati nurani tidak dilawan lagi…
tapi dianggap tidak penting.

Di sinilah manusia mulai kehilangan arah…
meski secara fisik tetap hidup.


๐ŸŒฟ 5. Kabar baiknya…

Selama seseorang masih bisa:

  • merasa bersalah,
  • merasa gelisah setelah menyakiti,
  • atau bertanya “apa saya salah?”

Itu tanda… hati nurani masih hidup.

Bahkan satu rasa tidak nyaman kecil…
adalah bukti bahwa cahaya itu belum padam.


๐ŸŒ™ Penutup untuk QNA ini

Jadi… apakah semua orang punya hati nurani?

๐Ÿ‘‰ Iya… hampir semua manusia dibekali itu sejak awal.
๐Ÿ‘‰ Tapi tidak semua orang menjaganya tetap menyala.

Ada yang bersinar terang…
ada yang redup…
ada yang tertutup debu tebal…
dan ada yang hampir tak terdengar… tapi masih ada.

Karena sejatinya…
yang paling berbahaya bukan kehilangan hati nurani…

tapi kehilangan keinginan untuk kembali mendengarkannya.


Ini pertanyaan yang kuat banget untuk buku kita bro…
karena generasi digital sering cepat menghakimi:
“Dia toxic.”
“Dia tidak punya hati.”

Padahal… cerita manusia selalu lebih dalam dari sekadar label.

 

(DHARMADJAYA, 11 JANUARI 2026)

BUKU DIGITAL (E-BOOk) GRATIS: https://heyzine.com/flip-book/f8fc72db3f.html