PERBEDAAN ANTARA HADITS: Nabawi, Qudsi, dan Arbain
1. Hadits Nabawi
Hadits Nabawi adalah semua perkataan, perbuatan, persetujuan (taqrir), dan sifat Nabi Muhammad ﷺ yang diriwayatkan oleh para sahabat.
Contoh:
"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya."
(Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)
Ini disebut hadits nabawi karena berasal dari Nabi ﷺ.
2. Hadits Qudsi
Hadits Qudsi adalah hadits yang maknanya berasal dari Allah, tetapi lafaznya disampaikan oleh Nabi ﷺ.
Biasanya Nabi berkata:
"Allah Ta'ala berfirman..."
Contoh:
"Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku..."
Dalam Hadits Qudsi:
- Makna dari Allah.
- Redaksi/lafaz disampaikan oleh Nabi.
- Bukan Al-Qur'an.
- Tidak dibaca sebagai ibadah dalam shalat.
Perbandingan sederhana:
| Sumber Makna | Sumber Lafaz |
|---|---|
| Al-Qur'an | Allah |
| Hadits Qudsi | Allah |
| Hadits Nabawi | Nabi ﷺ |
3. Hadits Arbain
Arbain (الأربعين) artinya empat puluh.
Jadi Hadits Arbain bukan jenis hadits, melainkan kumpulan 40 hadits pilihan yang disusun oleh seorang ulama.
Di dalam Arbain Nawawi terdapat:
- hadits nabawi,
- bahkan ada beberapa hadits qudsi.
Ringkasnya
| Istilah | Apa itu? |
|---|---|
| Hadits Nabawi | Semua hadits yang berasal dari Nabi ﷺ |
| Hadits Qudsi | Hadits yang maknanya dari Allah, disampaikan Nabi ﷺ |
| Hadits Arbain | Kumpulan 40 hadits pilihan yang disusun ulama |
Analogi sederhananya:
- Hadits Nabawi = jenis buahnya.
- Hadits Qudsi = salah satu jenis buah yang istimewa.
- Arbain = keranjang yang berisi beberapa buah pilihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar