è Ngomong-ngomong apa sebenarnya sih Hati Nurani Itu bro.
apakah ia Polisi, Sahabat, atau Alarm Darurat?
è Wah… ini pertanyaan pembuka yang
nakal tapi dalam bro 😄
dan jujur… banyak orang hidup puluhan tahun tapi belum pernah benar-benar duduk
diam untuk menanyakannya.
Menurut
saya… hati nurani itu bukan cuma satu peran.
Dia bisa jadi polisi… bisa jadi sahabat… bisa juga alarm darurat — tergantung
kita sedang berada di fase batin yang mana.
🌿 Kadang ia seperti polisi
Bukan
polisi galak yang bawa pentungan…
tapi penjaga sunyi yang berbisik:
“Eh… kamu
tahu ini tidak jujur…”
“Kamu tahu kata-kata itu melukai…”
“Kamu tahu kamu sedang berbohong pada diri sendiri…”
Masalahnya…
kita sering mematikan sirinenya.
Kita bilang, “ah… semua orang juga begitu…”
Padahal di dalam… ada rasa tidak nyaman yang halus.
🤝 Kadang ia seperti sahabat paling
setia
Saat
semua orang memuji… dia tetap jujur.
Saat semua orang meninggalkan… dia tetap duduk di samping kita.
Dia tidak
berisik.
Dia tidak memaksa.
Dia hanya menunggu kita mau mendengar.
Dan
anehnya bro…
saat kita benar-benar jatuh… justru dia yang pertama memeluk dan berkata:
“Kamu
salah… tapi kamu masih bisa kembali.”
🚨 Kadang ia seperti alarm darurat
Ada momen
tertentu… tiba-tiba dada sesak… gelisah… tidak tenang…
padahal di luar semua terlihat baik-baik saja.
Itu
sering bukan kecemasan kosong…
tapi alarm batin yang berkata:
“Kamu
sedang menjauh dari dirimu yang paling jujur…”
Namun
generasi digital sering salah paham.
Begitu alarm bunyi… langsung ditutup dengan:
- scrolling,
- hiburan,
- pembenaran,
- atau keramaian.
Akhirnya…
alarmnya rusak… bukan karena mati… tapi karena terlalu sering diabaikan.
🕯️ Jadi… sebenarnya hati nurani
itu apa?
Menurut
saya bro…
👉 Ia adalah cahaya jujur yang ada di ruang
terdalam manusia
bukan untuk menghakimi…
tapi untuk menuntun pulang.
(DHARMADJAYA, 8
JANUARI 2026)
BUKU DIGITAL (E-BOOk) GRATIS: https://heyzine.com/flip-book/f8fc72db3f.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar