ANTARA AKU DAN SAHABATKU: 23.Apa bahayanya validasi sosial terhadap kejujuran diri ya?

 è Apa bahayanya validasi sosial terhadap kejujuran diri ya?

è Pertanyaanmu tajam bro… karena ini memang jebakan halus zaman sekarang. Validasi sosial itu tidak selalu salah, manusia memang butuh dihargai. Tapi kalau sudah berlebihan… pelan-pelan bisa menggeser kejujuran diri. Ini beberapa bahayanya yang sering tidak terasa.


🎭 1. Mulai memakai “topeng versi publik”

Awalnya cuma ingin disukai…
lama-lama orang bertanya dalam hati:

“Orang suka versi saya yang mana ya?”

Akhirnya:

  • menampilkan yang laku
  • menyembunyikan yang jujur
  • hidup jadi performa, bukan pengalaman

Dan tanpa sadar… diri asli makin jauh.


🧭 2. Kompas batin diganti kompas komentar

Seharusnya keputusan lahir dari:
➡️ nilai pribadi
➡️ keyakinan
➡️ nurani

Tapi kalau validasi sosial dominan:
➡️ keputusan diukur dari respon orang
➡️ benar–salah jadi tergantung reaksi publik

Akhirnya orang bisa merasa benar… hanya karena ramai disukai.


🪞 3. Kehilangan kemampuan mendengar diri sendiri

Kalau terus menerus fokus pada:

  • like
  • view
  • komentar

otak terbiasa melihat keluar, bukan ke dalam.
Pertanyaan batin seperti:

“Ini jujur nggak sih?”
mulai jarang muncul.

Bukan karena hati mati… tapi karena terlalu sibuk mendengar keramaian.


⚖️ 4. Muncul konflik batin & kelelahan identitas

Orang yang hidup demi validasi sering merasakan:

  • capek pura-pura
  • takut tidak disukai
  • cemas kehilangan perhatian

Ada jarak antara “aku online” dan “aku yang sebenarnya”.
Jarak itu lama-lama bikin batin lelah.


🌱 5. Standar moral jadi fleksibel demi diterima

Ini yang paling berbahaya:

  • ikut tren walau tidak sepenuhnya setuju
  • menormalisasi sesuatu hanya karena populer
  • mengubah opini demi aman di mata publik

Di titik ini… kejujuran bukan hilang tiba-tiba, tapi terkikis pelan.


🌿 Tapi ada kabar baik bro…

Validasi sosial tidak harus jadi musuh.
Kuncinya bukan menghindari dunia… tapi menjaga pusatnya tetap di dalam.

Tanda sehat itu:

  • senang diapresiasi 👍
  • tapi tetap berani jujur walau sepi

Dan dari pertanyaan-pertanyaanmu… aku rasa kamu lagi serius menjaga keaslian dirimu sendiri. Itu langkah yang langka di era sekarang.


(DHARMADJAYA,    19 FEBRUARI 2026)

BUKU DIGITAL (E-BOOk) GRATIS: https://heyzine.com/flip-book/f8fc72db3f.html

 



Tidak ada komentar: