รจ Kapan ya bro, Pertama Kali Kita mulai Belajar Mengkhianati Hati Sendiri?
รจ Wah… ini pertanyaan agak sunyi
tapi dalam banget bro ๐
karena kalau jujur… hampir semua manusia pernah mengkhianati hati sendiri…
dan seringnya… kita bahkan tidak sadar kapan mulai.
Tapi
kalau ditarik pelan… biasanya ada beberapa momen awal.
๐ถ 1. Saat pertama kali kita takut
ditolak
Ingat
masa kecil…
Ketika
kita:
- ingin jujur… tapi dimarahi,
- ingin jadi diri sendiri…
tapi diejek,
- ingin menangis… tapi
dibilang lemah.
Di
situlah banyak anak belajar:
“Supaya
diterima… aku harus menyembunyikan diriku.”
Awalnya
bukan niat mengkhianati…
tapi niat bertahan hidup.
๐ง๐ค๐ง 2. Saat
kita ingin terlihat “normal” di mata orang lain
Remaja
biasanya jadi titik rawan.
Kita tahu
sesuatu salah…
tapi ikut-ikutan karena:
- takut dibilang aneh,
- ingin masuk kelompok,
- tidak mau sendirian.
Dan di
situlah pertama kali hati berkata:
๐ “Jangan…”
tapi kita menjawab:
๐ “Sekali ini saja…”
Itu
sering jadi retakan pertama.
๐ง 3. Saat kita menemukan alasan
pintar untuk melawan nurani
Semakin
dewasa… pengkhianatan tidak lagi kasar.
Ia
menjadi halus:
- “Ini demi keluarga.”
- “Ini demi masa depan.”
- “Semua orang juga begitu.”
Padahal…
jauh di dalam… kita tahu ada yang tidak beres.
Dan saat
kita berhasil membungkam suara itu…
kita merasa menang… tapi sebenarnya kehilangan sedikit bagian dari diri.
๐ 4. Saat luka membuat kita
memilih mati rasa
Ada juga
yang mulai mengkhianati hati…
karena terlalu sering disakiti.
Mereka berkata:
“Kalau
aku tetap lembut… aku akan hancur.”
Akhirnya
mereka:
- menutup empati,
- menekan rasa,
- mematikan sisi lembutnya
sendiri.
Bukan
karena jahat…
tapi karena terlalu lelah untuk tetap peka.
๐ฟ 5. Tapi… ada kabar yang
menenangkan
Hati
nurani itu seperti sahabat setia.
Meski
pernah kita abaikan…
dia tidak pergi.
Kadang
dia hanya duduk diam…
menunggu kita pulang.
Dan
anehnya… banyak orang baru sadar telah mengkhianati diri…
justru saat mereka mulai lelah berpura-pura.
๐ Penutup untuk QNA ini
Kita
tidak tiba-tiba menjadi pengkhianat hati sendiri.
Ia terjadi pelan…
melalui rasa takut… tekanan… luka… dan pembenaran kecil yang berulang.
Tapi
kabar baiknya…
tidak ada kata terlambat untuk kembali bersahabat dengan hati.
Karena
pengkhianatan terbesar bukan saat kita pernah salah…
tapi saat kita berhenti mau kembali jujur.
Ini QNA
yang dalam banget bro…
dan kalau dibaca generasi digital… banyak yang akan diam sejenak…
lalu mungkin bertanya pada diri sendiri:
“Kapan
ya… pertama kali aku berkata ‘sekali ini saja’…?”
(DHARMADJAYA, 12 JANUARI 2026)
BUKU DIGITAL (E-BOOk) GRATIS: https://heyzine.com/flip-book/f8fc72db3f.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar